Beranda Katalog Tes Lengkap (15) Bantuan Darurat Krisis

Tes Gaya Kelekatan (Attachment Style)

Teori Kelekatan (Attachment Theory) yang digagas oleh John Bowlby dan dikembangkan dalam psikologi dewasa menjelaskan bagaimana seseorang merespons keintiman, rasa percaya, dan ketakutan dalam hubungan dekat. Mengenali gaya kelekatan adalah kunci membangun hubungan yang sehat dan saling menguatkan.

💡
Petunjuk Pengerjaan: Bayangkan bagaimana Anda biasanya merasa dan bersikap dalam hubungan dekat (romantis atau pertemanan akrab).
⏱️ Estimasi: ±3 Menit 📝 Jumlah: 12 Soal
Sumber: Berdasarkan adaptasi instrumen Adult Attachment Scale (Collins & Read, 1990) & ECR-S.
Pertanyaan 1 dari 12 0%
1 Secure (Kelekatan Aman)
Saya merasa nyaman bergantung pada pasangan dan membiarkan mereka bergantung pada saya.
2 Secure (Kelekatan Aman)
Saya merasa relatif mudah untuk dekat secara emosional dengan orang lain.
3 Secure (Kelekatan Aman)
Saya tidak merasa khawatir akan ditinggalkan atau menjadi terlalu dekat dengan pasangan.
4 Secure (Kelekatan Aman)
Ketika ada konflik dalam hubungan, saya mampu mengomunikasikan perasaan saya dengan jujur dan tenang.
5 Anxious (Kelekatan Cemas)
Saya sering khawatir pasangan saya tidak benar-benar mencintai saya atau ingin meninggalkan saya.
6 Anxious (Kelekatan Cemas)
Saya ingin menjalin kedekatan yang sangat intens, terkadang membuat orang lain merasa terbebani.
7 Anxious (Kelekatan Cemas)
Saya merasa sangat cemas atau curiga ketika pasangan tidak segera membalas pesan saya.
8 Anxious (Kelekatan Cemas)
Perasaan dan rasa keberhargaan diri saya sangat bergantung pada validasi dari pasangan.
9 Avoidant (Kelekatan Menghindar)
Saya merasa kurang nyaman ketika seseorang mencoba terlalu dekat secara emosional dengan saya.
10 Avoidant (Kelekatan Menghindar)
Sangat penting bagi saya untuk mandiri secara mandiri penuh; saya tidak suka meminta bantuan orang lain.
11 Avoidant (Kelekatan Menghindar)
Ketika pasangan mulai menuntut komitmen emosional mendalam, saya merasa ingin menjauh.
12 Avoidant (Kelekatan Menghindar)
Saya cenderung memendam perasaan sendiri daripada membicarakannya dengan pasangan.